Dalam industri yang kompetitif seperti pabrik kasur, konsistensi dan inovasi adalah kunci untuk bertahan dan berkembang. Jason Susanto, yang dikenal sebagai Koh Jason, merupakan sosok di balik Forland Living, sebuah merek kasur yang telah beroperasi selama lebih dari tiga dekade. Mari kita eksplorasi perjalanan Koh Jason dan strategi yang membawanya sukses dalam dunia bisnis kasur.

Awal Mula Perjalanan Forland Living

Perjalanan Forland Living dimulai dari usaha orang tua Koh Jason yang telah beroperasi sejak tahun 1994. Pada awalnya, ayahnya menjual kasur melalui toko furniture. Di tahun 90-an, kasur menjadi barang yang sangat diminati, namun pabrik kasur di Indonesia masih sangat sedikit. Koh Jason menceritakan bagaimana ayahnya harus berjuang untuk mendapatkan pasokan dari pabrik-pabrik yang enggan melayani karena banyaknya permintaan.

Dengan semangat untuk menciptakan produk berkualitas, ayahnya memutuskan untuk mendirikan pabrik sendiri. Koh Jason merasa beruntung dapat melanjutkan usaha ini, terutama saat pandemi COVID-19 memaksa banyak orang untuk mencari cara baru dalam berbisnis. Pada tahun 2020, Koh Jason mengambil tantangan untuk membawa bisnis ini ke ranah digital.

Transformasi Digital: Dari Toko Fisik ke Online

Sejak bergabung dengan bisnis keluarga, Koh Jason berfokus pada pemasaran online. Dia memulai dengan memanfaatkan platform Facebook untuk menjual kasur. Meski awalnya banyak tantangan, termasuk belajar bagaimana cara memproduksi kasur dan memahami pasar, dia berhasil menjual sekitar 10 kasur per hari.

Seiring waktu, Koh Jason melihat penurunan penjualan di Facebook dan memutuskan untuk memperluas jangkauan dengan memasuki e-commerce seperti Shopee dan Tokopedia. Di sini, dia menyadari pentingnya kehadiran online yang kuat dan mulai membangun brand awareness untuk Forland Living.

Strategi Pemasaran yang Efektif

Koh Jason menggunakan berbagai strategi pemasaran untuk menarik pelanggan. Salah satu langkah awal adalah menawarkan harga yang kompetitif. Dengan dukungan dari orang tuanya, mereka bisa memberikan harga yang lebih murah dibandingkan pesaing. Ini berhasil meningkatkan penjualan, meskipun tantangan tetap ada dalam hal pemasaran dan pengiklanan.

Awalnya, mereka mengeluarkan anggaran besar untuk iklan di media sosial dan e-commerce. Namun, setelah menyadari bahwa hasilnya tidak sebanding, Koh Jason memutuskan untuk mengambil alih sendiri pemasaran di media sosial. Dengan berani, dia mulai membuat konten dan berinteraksi langsung dengan pelanggan, meskipun dia merasa kaku pada awalnya.

Kualitas Produk yang Menjadi Prioritas

Forland Living sangat memperhatikan kualitas produk yang ditawarkan. Koh Jason menjelaskan bahwa kasur yang baik biasanya memiliki bobot yang lebih berat karena menggunakan bahan yang berkualitas. Bahan seperti busa dengan densitas tinggi dan pegas yang kuat adalah kunci untuk menghasilkan kasur yang nyaman dan tahan lama.

  • Penggunaan Bahan Berkualitas: Mereka bekerja sama dengan pabrik-pabrik besar di Indonesia dan mengimpor beberapa bahan dari Eropa untuk memastikan kualitas produk.
  • Desain yang Ergonomis: Kasur didesain untuk memberikan kenyamanan maksimal saat tidur, dengan perhatian khusus pada dukungan tubuh.
  • Inovasi Produk: Selain kasur, mereka juga mulai merambah ke produk lain seperti bantal, guling, dan perlengkapan tidur lainnya.

Pemeliharaan dan Perawatan Kasur

Koh Jason menekankan pentingnya perawatan kasur agar tetap awet. Salah satu tips yang diberikan adalah memutar kasur setiap beberapa bulan untuk menjaga keseimbangan dan mencegah kerusakan. Dia juga mengingatkan agar tidak melompat-lompat di atas kasur, karena dapat merusak pegas yang ada di dalamnya.

Tantangan dan Pembelajaran di Tengah Perjalanan

Setiap perjalanan tentu tidak lepas dari tantangan. Koh Jason berbagi pengalaman pahit ketika pabrik ayahnya terbakar pada tahun 2008. Meskipun kehilangan besar, mereka berhasil bangkit dan membangun kembali usaha dari nol. Pengalaman ini mengajarkan mereka nilai ketekunan dan kerja keras.

Koh Jason juga mengakui bahwa dia merasa sedikit dimanjakan dalam menjalani bisnis ini. Namun, seiring berjalannya waktu, dia menyadari pentingnya untuk gigih dan terus berjuang demi kesuksesan Forland Living.

Visi Masa Depan Forland Living

Koh Jason memiliki harapan besar untuk Forland Living. Dia ingin memperluas jangkauan produk, tidak hanya terbatas pada kasur, tetapi juga mencakup perlengkapan rumah lainnya seperti sprei, baju tidur, dan aksesoris tidur. Dengan lebih dari 50 produk yang tersedia saat ini, dia percaya bahwa brand-nya bisa bersaing dengan merek internasional.

Dia juga berencana untuk membangun website sendiri agar tidak tergantung pada platform e-commerce. Hal ini diharapkan dapat memberikan kontrol lebih atas brand dan meningkatkan pengalaman pelanggan.

Kesimpulan

Perjalanan Koh Jason dan Forland Living adalah contoh nyata dari ketekunan, inovasi, dan adaptasi dalam bisnis. Dari memulai usaha keluarga hingga membangun brand yang dikenal masyarakat, Koh Jason menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan strategi yang tepat, kesuksesan dapat dicapai. Dengan visi yang jelas dan komitmen terhadap kualitas, Forland Living siap untuk terus tumbuh dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut tentang Forland Living, kunjungi website resmi mereka dan ikuti akun Instagram Forland Living.